Daisypath Happy Birthday tickers

Daisypath - Personal pictureDaisypath Happy Birthday tickers

Mengenai Saya

My Photo
Aku ya aku.. Hanya menulis disaat ingin menulis..

Friday, 23 December 2011

environment and attitudes

Apa yang kamu tampilkan akan mencerminkan hasil pekerjaan kamu. Tidak semua orang dalam lingkungan pekerjaan akan dapat menerima sikap kamu. Belajarlah beradaptasi pada lingkungan baru, pelajari pekerjaannya, pelajari kepribadian orang-orangnya, dan kamu akan berhasil memahami keadaan lingkungan pekerjaan kamu, namun jangan sampai lupa dalam memahami diri kamu sendiri.

Masalah dalam bekerja berbeda-beda, ada yang tidak nyaman dengan orang A berlatar belakang batak yang garis mukanya keras, bicara seakan-akan marah, dan memiliki sikap yang cuek. Ada orang yang tidak nyaman dengan orang B berlatar belakang jawa yang kalem, lemah lembut, pendiam, ingin selalu ditanya terlebih dahulu. Hal tersebut wajar apabila kita bertemu banyak orang yang berbeda-beda budaya dan kepribadian juga kebiasaan.

Hal yang dapat kita lakukan adalah tunjukkan pribadi kamu sebaik mungkin, ramah, dan sebisa mungkin dapat menjadi pribadi yang menyenangkan. Be your self No matter what they say.

Hal yang serupa dapat terjadi ketika suatu ketika ada salah seorang karyawan tiba-tiba mengungkapkan ketidaknyamanannya bekerja di tempat dia bekerja karena terjadi konflik dengan karyawan lain. Apa reaksi saya saat itu?

Dihadapkan oleh keadaan yang seperti ini di pikiran saya terbersit mereka hanya misskomunikasi saja. Dan saya ingin segera meluruskan permasalahan mereka. Namun dilain pihak ada ketidak nyamanan karena beban pekerjaan yang berlebih yang diterima. Orang seperti ini memang sulit bekerja dibawah takanan sehingga ketika dirinya mendapatkan suatu tekanan dan masalah malah give up dan ingin mundur dari pekerjaan.

Wajar saja terjadi hal seperti ini dan menjadi pelajaran bermanfaat juga untuk saya, dan apa yang saya perbuat sekarang dapat berdampak pada diri mereka masing-masing. Sambil mendengarkan saya sambil berpikir, apa yang harus saya lakukan???

1.Listen
Dengarkan kedua belah pihak dan buat benang merah antara masalah yang mereka ceritakan. Sebisa mungkin dapat menjadi penengah dan tidak memihak salah satu diantaranya.

2. Ask
Tanyakan pendapat mereka mengenai masalah ini? apakah menemukan solusinya? apabila tidak, kita dapat memberikan masukan yang terbaik. Dalam kasus saya ini A tidak nyaman pada B, namun B tidak mengetahuinya sehingga saya hanya sebagai penengah satu arah dan bertanya pada B seakan-akan tidak ada apa-apa.

3. Focus
Kita mendengarkan dan bertanya mengenai masalah mereka namun kita harus fokus pada masalah yang terjadi bukan pada orang yang memiliki masalah tersebut. Sehingga apa yang mereka alami hanya terfokus pada masalah yang relevan bukan masalah lain yang malah diangkat.

4. Think
Mengambil keputusan jangan hanya memakai emosi dan perasaan saja melainkan harus memakai logika juga (mengutip perkataan atasan saya). Karena jika kita mengambil keputusan hanya memakai perasaan, dikemudian hari akan menyesal sehingga harus diimbangi dengan logika yang berjalan. Kadang suasana hati yang buruk akan berpengaruh pada tampilan kerja kita yang menjadi tidak baik. Oleh karena itu janganlah menilai seseorang hanya dari sehari atau dua hari saja melainkan lihat pribadi orang tersebut secara menyeluruh.

5. Decision
Buat solusi yang dapat diterima kedua belah pihak, dan berikan kesempatan kedua belah pihak dalam mengambil keputusan, apabila sudah ada keputusan yang terbaik lalu jangan lepas mereka dan tetap lihat perkembangan mereka kedepannya seperti apa, jangan sampai ada konflik yang sama timbul kembali karena luka yang didapat akan kembali diungkit terus apabila terjadi masalah yang sama. Ingat, tidak ada masalah yang tidak dapat terpecahkan.

Semakin banyak masalah semakin dapat belajar. Tapi kalo masalah terus menerus datang? mmmmm....


Elska,
V

3 comments:

  1. Bagaimana jika, kita merasa di posisi yang benar dan di pihak lain juga merasa benar?dan keduanya tak ada yang mau mengalah?

    ReplyDelete
    Replies
    1. oleh karena itu dibutuhkan penengah agar ada yang dapat melihat dari sudut pandang yang lain.

      Delete
    2. hah... betapa relatifnya penengah.

      Delete